Ini yang Membuat Mesin Toyota All New Rush Unggul

Ini yang Membuat Mesin Toyota All New Rush UnggulIni yang Membuat Mesin Toyota All New Rush Unggul

Sebagai mobil sport utility vehicle (SUV), All New Toyota Rush dituntut memiliki performa mumpuni. Seperti generasi sebelumnya, Rush dikenal sebagai mobil yang mampu diajak ke berbagai kondisi jalan.

Karena itu, Toyota pun memberikan beragam peningkatan pada mesinnya. All New Rush mengusung jantung mekanis baru yang berbeda dari generasi sebelumnya. Mesin ini dikembangkan agar dapat menunjang performa generasi kedua Rush.

Performa All New Rush didukung oleh mesin berkode 2NR-VE. Spesifikasinya 4 silinder, 16 katup, DOHC (Double Over Head Camshaft) berteknologi Dual VVT-i. Ruang pembakarannya berkubikasi 1.496cc dengan diameter langkah 73,5 x 90,6 mm.

Dipilihnya konfigurasi DOHC, bertujuan agar tenaga Rush bisa diandalkan. Selain itu, tenaga di putaran atasnya stabil, sehingga kecepatan puncak dapat dicapai dengan baik dan cepat. Mesin Rush terbaru sudah dikombinasikan teknologi Dual VVT-I ((Variable Valve Timing with intelligence).

Fitur ini bisa mengatur waktu buka-tutup katup intake dan exhaust. Sehingga, keluaran tenaganya dapat dikontrol sesuai kebutuhan. Dampaknya, selain performa tetap terjaga, konsumsi bahan bakar lebih hemat. Lantaran arus masuk udara dan bahan bakar dikendalikan mengikuti kecepatan kendaraan. Tentunya emisi gas buangnya ikut terpengaruh menjadi lebih rendah.

Terlepas dari kemampuan menghemat bahan bakar, mobil SUV ini mampu memproduksi tenaga mencapai 104 ps pada 6.000 rpm dan torsi 136 Nm pada 4.200 rpm. Tenaga segitu dinilai cukup untuk menggerakkan mobil melewati berbagai kondisi jalan. Selain itu, konfigurasinya sesuai dengan kebutuhan konsumen. Ya, menurut hasil survei yang dilakukan Toyota, konsumen Rush ternyata lebih mengutamakan konsumsi bahan bakar, Ini artinya, All New Rush lebih hemat dibanding generasi sebelumnya, namun tetap berperforma baik.

Guna mendukung keluaran tenaga itu, All New Rush masih menggunakan sistem penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD). Alasannya sederhana, agar mobil dapat berakselerasi dengan baik. Walau pemakaiannya menambah bobot kendaraan, namun RWD sangat sesuai untuk mobil berkapasitas 7-penumpang. Soalnya, ketika Rush diisi penuh penumpang dan barang, bobotnya cenderung membebani bagian belakang. Artinya roda belakang memiliki lebih banyak cengkeraman terhadap jalan ketimbang roda depan.

Dengan menyalurkan tenaga ke roda belakang, maka distribusi dayanya lebih optimal. Lantaran tak ada tenaga yang terbuang percuma. Apalagi ketika Rush dikendarai melewati tanjakan, pergerakannya lebih mantap ketimbang penggerak roda depan.

Untuk mengoptimalkan transfer tenaga, All New Rush menawarkan dua pilihan transmisi, manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Sistem transmisi manualnya tentu tak perlu dipertanyakan. Justru sistem perpindahan gigi otomatisnya yang menarik. Pasalnya, Toyota lebih memilih yang konvensional.

Walau perpindahan giginya lebih terasa, tetapi transfer tenaganya lebih cepat, seolah Rush tidak kehilangan daya untuk memutar roda belakang. Tentunya karakter transmisi ini cocok untuk diajak berkendara di berbagai kondisi jalan, termasuk tanjakan ekstrem.

SUMBERĀ  : oto.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *